Home / Nasional / Muswil X LDII Jatim, Momentum Perkuat Kebangsaan dan Persatuan di Tengah Kondisi Sosial yang Memanas

Muswil X LDII Jatim, Momentum Perkuat Kebangsaan dan Persatuan di Tengah Kondisi Sosial yang Memanas

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menegaskan bahwa Musyawarah Wilayah (Muswil) X LDII Jawa Timur bukan sekadar forum rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja, menyesuaikan program, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus berkembang.

“Tanpa evaluasi, organisasi akan stagnan. Sementara dinamika politik, sosial, dan ekonomi terus berubah, sehingga perlu penyesuaian-penyesuaian,” tegas Chriswanto saat memberikan pengarahan pada Muswil X LDII Jawa Timur di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Surabaya, Sabtu (30/8).

Chriswanto juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, Indonesia patut bersyukur memiliki Pancasila yang mampu mempersatukan ratusan suku bangsa. “Bangsa Arab yang satu bahasa bisa terpecah menjadi 24 negara. Indonesia berbeda-beda, tetapi tetap kokoh karena Pancasila,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan belasungkawa sekaligus keprihatinan atas kondisi Indonesia saat ini. Chriswanto mendorong Polri menegakkan hukum secara adil, serta mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga LDII, untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan menyalurkan aspirasi melalui jalur yang sah.

“Kami menyerukan agar semua pihak, khususnya elit politik, lebih berempati pada kondisi sosial masyarakat. Aspirasi rakyat harus ditampung dengan baik agar tidak muncul keresahan dan kerusakan sosial,” ucapnya.

LDII, lanjutnya, mendukung penuh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa secara damai. Menurutnya, dialog yang sehat adalah kunci untuk menjaga stabilitas nasional. Dalam konteks itu, LDII berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah, termasuk Asta Cita nasional dan Nawa Bhakti Satya Jawa Timur, dengan delapan program kerja utama LDII yang telah diselaraskan.

“Kerja sama dengan pemerintah, baik pusat maupun daerah, sangat penting. LDII siap bersinergi, karena tanpa otoritas dan regulasi, program tidak akan berjalan maksimal. LDII bertekad menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan membangun bangsa,” jelasnya.

Chriswanto kemudian menutup arahannya bahwa Muswil berisikan empat agenda yakni menyusun program kerja yang membumi, mengevaluasi kepengurusan, memberikan rekomendasi positif bagi organisasi dan pemerintah, serta memperkuat delapan program prioritas LDII demi keberlanjutan pembangunan.

“Semoga Muswil X ini menjadi momentum memperkuat kebangsaan, menjaga persatuan, dan meneguhkan peran LDII sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang aman, stabil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, KH Akhmad Jazuli, hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sekaligus membuka Muswil X LDII Jatim.

Dalam sambutannya, Jazuli menyampaikan salam hormat dari Gubernur Khofifah kepada seluruh jajaran LDII Jatim yang dinilai mampu menjaga sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Pemerintah provinsi sangat mengapresiasi bahwa LDII Jawa Timur benar-benar bisa bersinergi, bekerja sama, dan menjalin hubungan yang saling menguntungkan atau simbiosis mutualisme,” ujarnya.

Menurut Jazuli, kehadiran LDII di berbagai forum selalu seiring dengan ormas besar lainnya, seperti NU dan Muhammadiyah. Hal tersebut menunjukkan kuatnya peran LDII dalam membangun harmoni bersama ormas Islam lainnya di Jawa Timur. Ia juga menyampaikan harapan Gubernur Khofifah agar Muswil X LDII dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat Jawa Timur, khususnya dalam menjaga perdamaian dan kondusivitas daerah.

“Hal ini sejalan dengan pesan Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, bahwa pentingnya persatuan di tengah perbedaan. Indonesia ini satu negara dengan ratusan suku bangsa, tetapi tetap bisa berdiri kokoh berkat persatuan. Ini harus menjadi spirit dalam rumusan program Muswil,” tegasnya.

Menutup sambutan, Jazuli mengajak seluruh peserta Muswil mendoakan kebaikan bagi bangsa dan negara. “Mari kita bersama-sama membaca surat Al-Fatihah. Dengan keikhlasan, doa ini bisa menjadi wasilah untuk kedamaian negara, keberkahan keluarga, hingga kemajuan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH Moch Amrodji Konawi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai “gerbang utama” menuju Nusantara Baru. Karena itu, LDII berkomitmen memperkuat sumber daya manusia yang tidak hanya profesional, tetapi juga religius dan berakhlak mulia.

“Semoga cita-cita menjadikan Jawa Timur gemah ripah loh jinawi benar-benar terwujud. Ini kebanggaan bagi kami untuk bisa menjalankan amanah organisasi,” ujarnya.

Selama lima tahun masa pengabdian, LDII Jawa Timur terus bersinergi dengan Pemprov Jatim, Forkopimda, TNI-Polri, hingga masyarakat luas. Amrodji menegaskan, organisasi yang dipimpinnya tidak mengenal istilah oposisi.

“Pesan Ketua Umum jelas, kami harus selalu berdiri bersama Ibu Gubernur, aparat kepolisian, TNI, dan seluruh elemen masyarakat agar Jawa Timur senantiasa menjadi daerah yang maju dan sejahtera,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga tiga pilar kerukunan, yakni rukun internal umat beragama, rukun antarumat beragama, serta rukun dengan pemerintah. “Kondusivitas Jawa Timur harus terus terjaga. Dengan harmoni antarumat, minimal 50 persen persoalan kebangsaan sudah selesai,” ungkapnya.

Muswil X LDII Jatim turut dihadiri jajaran pimpinan ormas keagamaan, tokoh lintas agama, serta Forkopimda. Acara diselingi dengan penampilan drama kolosal dari PERSINAS ASAD Jatim yang mengangkat kisah heroik arek-arek Suroboyo saat melawan pasukan Inggris demi mempertahankan kemerdekaan RI.

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Pelatihan TPPK LDII Soroti Urgensi Penanganan Kekerasan di Sekolah dan Pesantren

Kediri (25/5). Di tengah upaya menciptakan sekolah sebagai ruang aman dan nyaman bagi peserta didik, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *