MAGETAN – DPD LDII) Kabupaten Magetan beraudiensi ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magetan pada Rabu (6/5). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahim dan menyelaraskan program kerja.
Ketua DPD LDII Magetan, Joko Pramono, S.H., M.Hum., hadir didampingi jajaran pengurus harian, di antaranya H. Yuli Susanto (Wakil Ketua), H. Subandi, S.Sos (Sekretaris), H. Ir. Cintoko Samodro (Wakil Sekretaris), H. Fadlan (Bidang Pendidikan Agama dan Dakwah), serta Jainuri (TIAT LDII). Rombongan disambut oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Magetan, KH Sumarno Abdul Aziz.
Dalam kesempatan tersebut, Joko Pramono menyampaikan laporan hasil Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD LDII Magetan serta hasil Musyawarah Nasional (Munas) X LDII. Ia menjelaskan bahwa Musda VIII mengusung visi besar untuk meningkatkan SDM profesional religius demi mendukung terwujudnya Magetan yang nyaman dan berkelanjutan.
“LDII berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Melalui ‘8 Klaster Kontribusi LDII’, kami ingin memastikan warga LDII memberikan dampak nyata di tengah masyarakat, mulai dari aspek kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, hingga energi baru terbarukan,” ujar Joko.
Delapan klaster yang menjadi pilar pengabdian LDII tersebut meliputi: kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Selain memaparkan program kerja, DPD LDII Magetan juga menyampaikan undangan resmi untuk agenda Bedah Buku karya Dr. Ahmad Ali, M.D., M.A (Cendekiawan NU) mengenai sistem pendidikan LDII, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 mendatang di tingkat Jawa Timur.
Menanggapi paparan tersebut, Ketua BAZNAS Magetan, KH Sumarno Abdul Aziz, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah LDII. Menurutnya, LDII telah menunjukkan konsistensi dalam pembinaan umat, terutama dalam aspek dakwah yang berwawasan lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif LDII selama ini. LDII adalah mitra penting dalam membangun karakter masyarakat yang tidak hanya religius secara ritual, tetapi juga peduli pada isu sosial dan lingkungan,” kata Kyai Aziz.
Lebih lanjut, Kyai Aziz mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga LDII, untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Hal ini guna memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Magetan.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen hasil Musda VIII LDII Magetan dan Majalah Nuansa kepada pihak BAZNAS, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi kedua lembaga.
LDII BANYUWANGI Official ldii banyuwangi