Home / Pesantren / Bagi Waktu Mengaji dan Baris-Berbaris, Paskibra Santri PPPM Nurul Huda Banyuwangi Sukses Kibarkan Merah Putih

Bagi Waktu Mengaji dan Baris-Berbaris, Paskibra Santri PPPM Nurul Huda Banyuwangi Sukses Kibarkan Merah Putih

BANYUWANGI — Santri Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Nurul Huda Banyuwangi sukses menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Senin, 17/8/2026. Di tengah padatnya aktivitas pendidikan dan pengajian Al-Qur’an serta Al-Hadits, para santri mampu menjalankan latihan baris-berbaris hingga mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh disiplin.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kemampuan para santri dalam membagi waktu antara pendidikan formal, latihan PBB, dan rutinitas pengajian di pondok pesantren yang berada di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tersebut.

Aktivitas para petugas Paskibra berlangsung cukup padat. Pagi hingga siang hari mereka mengikuti pembelajaran di sekolah formal. Sore hari dimanfaatkan untuk latihan baris-berbaris dan pemantapan formasi di lapangan. Setelah itu, para santri kembali mengikuti rutinitas pondok, termasuk pengajian kitab serta setoran hafalan hingga malam hari.

Fatur, salah satu santri yang dipercaya sebagai pembawa baki, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan baik.

“Jadwalnya memang padat. Siang kami sekolah formal, sore langsung latihan baris-berbaris di lapangan, dan malam hari tetap wajib mengaji seperti biasa. Kami meniatkannya sebagai wujud bakti dan latihan kedisiplinan. Saat bendera Merah Putih berhasil naik sempurna ke puncak tiang, semua rasa lelah itu terbayar,” ujar Fatur usai upacara.

Pembina Paskibra, Izza Ubaidillah, mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen para santri dalam memanfaatkan waktu secara efektif. Latihan dilakukan dengan menyesuaikan jadwal kegiatan pondok agar tidak mengganggu kewajiban mengaji.

“Kami memanfaatkan waktu sore secara efektif. Komitmen adik-adik santri sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa pembinaan karakter di pondok pesantren LDII mampu membentuk generasi penerus yang tidak hanya alim-faqih dan berakhlakul karimah, tetapi juga memiliki kedisiplinan fisik dan jiwa nasionalisme yang kuat,” jelasnya.

Sementara itu, upacara berlangsung khidmat dengan KH. Astro Junaedi bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air kepada generasi penerus.

“Wawasan kebangsaan merupakan salah satu fokus utama dalam 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa. Melihat para santri mampu menjalankan tugas pengibaran bendera dengan penuh dedikasi di sela padatnya aktivitas mengaji, ini adalah wujud nyata kontribusi pesantren dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter luhur, mandiri, dan cinta NKRI,” tuturnya.

Keberhasilan para santri dalam menjalankan tugas Paskibra tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pondok Pesantren Nurul Huda dalam membentuk generasi penerus yang memiliki keseimbangan antara pemahaman agama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan wawasan kebangsaan. (Andre/one)

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Bagian Hukum dan HAM DPD LDII Banyuwangi : Stop Perundungan di Pondok Pesantren

Banyuwangi – Tingginya angka kasus bullying atau perundungan di kalangan pelajar dan santri menjadi perhatian khusus Bagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *