Home / Seputar Banyuwangi / Ketua DPD LDII Banyuwangi Hadiri Pelepasan 1.312 Jemaah Haji, Berikan Dukungan Moril bagi Warga LDII yang Berangkat Haji Tahun Ini

Ketua DPD LDII Banyuwangi Hadiri Pelepasan 1.312 Jemaah Haji, Berikan Dukungan Moril bagi Warga LDII yang Berangkat Haji Tahun Ini

BANYUWANGI — Suasana khidmat yang diselimuti isak tangis haru mewarnai pelepasan 1.312 jemaah haji asal Kabupaten Banyuwangi musim haji 1447 H/2026 M. Dari ribuan jemaah tersebut, 15 di antaranya merupakan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang akhirnya dapat mewujudkan rindu ke Baitullah setelah melewati masa tunggu hingga belasan tahun.

Prosesi pemberangkatan para “Tamu Allah” ini dibagi dalam beberapa gelombang. Pada pelepasan perdana pagi ini, sebanyak 750 jemaah beserta petugas pembimbing yang tergabung dalam Kloter 82 dan 83 resmi diberangkatkan. Sementara itu, gelombang kedua yang diisi sekitar 550 jemaah dari Kloter 84 dan 85, dijadwalkan menyusul bertolak pada malam harinya.

Momen spiritual ini menjadi catatan istimewa bagi keluarga besar LDII Kabupaten Banyuwangi. Ketua DPD LDII Banyuwangi, Ir. Heri Sujatmiko, M.T., IPM, tampak hadir di tengah kerumunan untuk memberikan dukungan moril dan doa restu kepada warganya yang berangkat tahun ini.

Rasa syukur yang mendalam tak bisa disembunyikan oleh Abdurrahman, atau yang akrab disapa Pak Oman. Warga LDII tersebut mengaku sangat terharu impiannya menunaikan rukun Islam kelima akhirnya terwujud.

“Alhamdulillah, penantian panjang selama 14 tahun akhirnya terjawab. Sempat ada rasa cemas kapan giliran tiba, namun ini murni panggilan dan anugerah dari Allah yang luar biasa,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca sebelum menaiki bus.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat memimpin upacara pelepasan menegaskan bahwa ibadah haji adalah panggilan eksklusif dari Sang Pencipta yang patut disyukuri dengan manifestasi ibadah yang optimal.

“Banyak jemaah yang mungkin tidak menyangka bisa berangkat tahun ini. Alhamdulillah, atas kehendak Allah, Bapak dan Ibu sekalian terpilih. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama beribadah di Makkah maupun Madinah,” ujar Bupati Ipuk di hadapan ribuan hadirin.

Sebagai kepala daerah, Bupati Ipuk juga menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh jemaah dan petugas yang mendampingi:

Pertama, menjaga kedisiplinan dan nama baik. Jemaah diimbau untuk selalu patuh pada aturan kloter, karena mereka tidak hanya membawa nama pribadi, melainkan citra Kabupaten Banyuwangi dan Bangsa Indonesia di mata internasional.

Kedua, amanah dedikasi bagi petugas. Ia berpesan secara khusus agar para petugas haji melayani, mengarahkan, dan mendampingi para jemaah—terutama lansia—dengan kesabaran ekstra sebagai ladang pahala.

Ketiga, doa untuk daerah. Pemerintah daerah memohon kerelaan jemaah untuk mendoakan Banyuwangi di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci, agar kabupaten ini senantiasa aman, dijauhkan dari marabahaya, serta masyarakatnya semakin maju dan berakhlak mulia.

Pelepasan ini ditutup dengan lambaian tangan para pejabat daerah, ulama, dan ribuan anggota keluarga yang memadati lokasi. Iring-iringan bus bergerak perlahan meninggalkan lokasi, membawa serta harapan besar agar seluruh jemaah Banyuwangi, termasuk warga LDII di dalamnya, dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur.

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Dorong UMKM Naik Kelas, DPD LDII Banyuwangi Ikuti Webinar Inkubasi Bisnis Syariah

BANYUWANGI – DPD LDII Kabupaten Banyuwangi mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *