Home / Seputar Banyuwangi / Gelar Konsolidasi Organisasi, Ketua Wanhat LDII Banyuwangi KH. Hariadji : Pengurus Baru Harus Fokus Mengabdi, Bukan Larut Euforia

Gelar Konsolidasi Organisasi, Ketua Wanhat LDII Banyuwangi KH. Hariadji : Pengurus Baru Harus Fokus Mengabdi, Bukan Larut Euforia

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi menggelar konsolidasi organisasi bagi pengurus masa bakti 2026–2031. Kegiatan yang menjadi tonggak awal masa bakti baru ini dipusatkan di Pondok Pesantren Arroyan, Jajag, pada Jumat (15/5).

Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus harian dan pleno yang baru saja menerima Surat Keputusan (SK) penetapan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Penasehat (Wanhat) DPD LDII Banyuwangi, KH. Hariadji Sugito MM, memberikan arahan terkait arah gerak organisasi lima tahun ke depan.

Dalam arahannya, KH. Hariadji menekankan bahwa menjadi pengurus organisasi bukanlah tugas yang ringan, melainkan sebuah proses belajar yang berkelanjutan. Ia meminta para pengurus untuk proaktif mencari pengalaman demi menyukseskan program kerja organisasi.

“Pengurus harus banyak belajar dan mencari pengalaman. Keberhasilan tugas organisasi sangat bergantung pada sejauh mana kita mau mengasah kemampuan dan memahami dinamika di lapangan,” ujar KH. Hariadji di hadapan para peserta konsolidasi.

KH. Hariadji juga mengungkap bahwa komposisi kepengurusan masa bakti 2026–2031 ini telah melalui proses kurasi yang sangat panjang dan mendalam. Revisi daftar pengurus dilakukan berkali-kali hingga tanggal 25 April lalu untuk memastikan struktur yang paling ideal.

“Penetapan pengurus yang SK-nya dibacakan tadi tidak terjadi secara mendadak atau ‘bimsalabim’. Ini melalui banyak pertimbangan matang dari Dewan Penasehat. Maka, laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Menutup arahannya, KH. Hariadji menyitir sebuah hadist yang menegaskan bahwa setiap amal shalih akan membawa dampak positif bagi pelakunya sendiri. Ia mengingatkan agar para pengurus senantiasa melakukan muhasabah (evaluasi diri) dan tidak terjebak dalam euforia jabatan.
“Barangsiapa yang berbuat baik atau beramal shalih, maka kebaikan itu akan berimbas baik pada dirinya sendiri. Kita harus tetap muhasabah, tetap rendah hati, dan fokus pada pengabdian, bukan justru larut dalam euforia,” pungkasnya.

Kegiatan konsolidasi ini diharapkan dapat memperkuat soliditas internal DPD LDII Banyuwangi dalam menjalankan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan di Bumi Blambangan selama lima tahun ke depan. (One_)

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Dukung GERMAS, LDII Banyuwangi Siap “Tandang Bareng” Edukasi Pola Hidup Sehat hingga Tingkat PC dan PAC

BANYUWANGI (6/5) – DPD LDII Kabupaten Banyuwangi berkomitmen mendukung penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *