Home / Peluang Usaha / LDII Banyuwangi Latih 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut untuk Dorong Kemandirian Ekonomi
Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, KH Munir, menunggui pelatihan cukur rambut Pemuda di Cluring

LDII Banyuwangi Latih 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

BANYUWANGI – Penggerak Pembina Generus (PPG) Bidang Kemandirian di bawah DPD LDII Kabupaten Banyuwangi menggelar pelatihan cukur rambut bagi 100 pemuda di lingkungan Masjid Nurul Hasan Cluring, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis sekaligus mendorong kemandirian ekonomi melalui peluang usaha barbershop.

Pelatihan tersebut diikuti pemuda dari empat Pimpinan Cabang (PC) LDII, yakni Cluring, Srono, Muncar, dan Gambiran. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari pelaku usaha lokal yang berpengalaman di bidang jasa tata rambut.

Ketua Pemuda, Hafidz, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antara LDII dan pelaku usaha lokal untuk meningkatkan keterampilan serta wawasan kewirausahaan generasi muda.

“Peserta diajarkan mulai dari teknik dasar memotong rambut, menjaga kebersihan alat, sampai dengan pelayanan pelanggan yang baik. Selain itu, dibagikan juga tips membuka barbershop dari nol,” ujar Hafidz.

Menurutnya, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis mencukur rambut, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai cara membangun dan menjalankan usaha barbershop secara mandiri. Dengan bekal tersebut, para pemuda diharapkan mampu melihat peluang usaha sekaligus menciptakan sumber penghasilan.

Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, KH Munir, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang diinisiasi Bidang Kemandirian PPG Banyuwangi. Ia menilai keterampilan cukur rambut merupakan bekal yang realistis untuk menghadapi persaingan dunia kerja dan terbatasnya peluang kerja formal.

Menurutnya, kegiatan pelatihan ini mengacu pada program tri sukses generus yaitu berakhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri. Selain itu titik berat pelatihan ini adalah mengembangkan keterampilan generasi muda. “Pelatihan ini diadakan secara berkala dan berkesinambungan untuk menyosong Indonesia Emas 2045, sehingga generasi muda siap menghadapi era globalisasi,” ujarnya

“Kami ingin anak-anak muda LDII bisa lebih mandiri dan punya bekal keterampilan yang bisa langsung dimanfaatkan. Ini juga cara menciptakan peluang kerja baru di lingkungan mereka,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan keterampilan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda, sehingga lahir wirausaha muda yang kompeten, inovatif, dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Antusias, Remaja Putri LDII Pedan Ikuti Lomba Memasak Soto Kare khas Klaten

Klaten – Pengurus Keputrian Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Pedan menggelar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *