Home / Seputar Banyuwangi / Dewan Penasihat LDII Banyuwangi KH. Misbah Ajak Satukan Pola Pikir Pengurus, Bangun Organisasi yang Produktif dan Adaptif

Dewan Penasihat LDII Banyuwangi KH. Misbah Ajak Satukan Pola Pikir Pengurus, Bangun Organisasi yang Produktif dan Adaptif

BANYUWANGI – Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, KH. Misbahul Muslih, mengajak seluruh pengurus menyatukan pola pikir (mindset) dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, pasca Musyawarah Daerah (Musda), kepengurusan yang baru perlu segera melakukan penataan sekaligus penertiban organisasi agar roda kepengurusan berjalan lebih tertib, efektif, dan mampu menjawab tantangan ke depan.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan kepada pengurus harian DPD LDII Kabupaten Banyuwangi di Kantor Pondok Pesantren Arroyan, Jajag, Kamis (30/7/2026).

Dalam arahannya, KH. Misbahul Muslih menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut organisasi terus berbenah, baik dari aspek tata kelola maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Setelah Musda, langkah berikutnya adalah menata kepengurusan, kemudian menertibkan seluruh perangkat organisasi agar setiap bidang dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa seluruh pengurus harus memiliki pola pikir yang positif dan berorientasi pada kemanfaatan. Menurutnya, LDII tidak hanya berperan membina warga organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mindset kita harus selalu mengarah kepada hal-hal yang positif, sehingga keberadaan LDII benar-benar membawa manfaat dan memberikan kontribusi positif bagi sesama,” katanya.

Lebih lanjut, KH. Misbahul Muslih mengingatkan agar semangat yang dimiliki setiap pengurus dapat dikendalikan dan diarahkan pada aktivitas yang produktif. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas keilmuan, pengamalan agama, serta penguatan kemandirian ekonomi.

“Semangat harus terkendali, tetapi kendali yang produktif. Produktif dalam menuntut ilmu, produktif dalam beramal, dan produktif dalam membangun maisyah atau kemandirian ekonomi,” tegasnya.

Menurutnya, organisasi juga harus mampu melahirkan berbagai program yang memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Pembinaan tidak cukup berhenti pada penyampaian arahan, tetapi harus diwujudkan dalam program yang memberdayakan generasi muda agar menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Ia berharap generasi penerus LDII tumbuh menjadi insan yang berakhlakul karimah, alim dan fakih dalam memahami agama, serta memiliki kemandirian dalam menjalani kehidupan.

Pada kesempatan itu, KH. Misbahul Muslih juga mengingatkan pentingnya mengoptimalkan fungsi dapukan atau pembagian tugas sesuai bidang masing-masing. Setiap unsur kepengurusan diharapkan mampu menjalankan fungsi mengarahkan, mengawal, dan mengawasi pelaksanaan program kerja sehingga organisasi berjalan secara sinergis.

Menutup arahannya, ia menegaskan bahwa kemajuan organisasi tidak ditentukan oleh kemampuan individu semata, melainkan oleh kekuatan kerja sama tim yang solid. Karena itu, regenerasi harus terus dipersiapkan dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk belajar, berkarya, dan mengambil peran dalam organisasi.

“Ke depan, mesin organisasi harus menjadi superteam, bukan superman. Regenerasi harus berjalan. Anak-anak muda harus diberi ruang untuk belajar, berkarya, dan mengambil peran sehingga estafet kepemimpinan organisasi dapat terus berlanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Ir. Heri Sujatmiko, M.T., IPM, menjelaskan bahwa rapat harian tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja DPD LDII Kabupaten Banyuwangi sekaligus menyusun langkah tindak lanjut agar seluruh program dapat berjalan sesuai rencana.

“Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin menata struktur kepengurusan di tingkat PC dan PAC, sekaligus memastikan seluruh kepengurusan mampu menjalankan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heri.

Ia menambahkan, penguatan tata kelola organisasi hingga tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas organisasi agar semakin profesional, tertib administrasi, dan mampu memperkuat kontribusi LDII dalam pembangunan karakter masyarakat serta mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang rukun, kompak, dan harmonis.

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Gabung Formula Satu, Pemuda LDII Bangun Sinergi Lintas Agama ke PD Muhammadiyah Banyuwangi

BANYUWANGI – Forum Pemuda Lintas Agama Banyuwangi Bersatu (Formula Satu) memperkuat sinergi dengan mengunjungi Pimpinan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *