Home / Seputar Banyuwangi / Sesi Diskusi Konsolidasi LDII Banyuwangi: Wakil Ketua Rudiyanto, Perkuat Peran KIM dan Dukung “Banyuwangi Asri”

Sesi Diskusi Konsolidasi LDII Banyuwangi: Wakil Ketua Rudiyanto, Perkuat Peran KIM dan Dukung “Banyuwangi Asri”

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan konsolidasi organisasi bagi jajaran pengurus baru masa bakti 2026–2031, Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk menyinergikan program kerja secara terukur dan memperkuat soliditas internal kepengurusan.

Wakil Ketua DPD LDII Banyuwangi, Rudiyanto, ST., M.T., yang membawahi bidang Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM), Penelitian dan Pengembangan (Litbang) IPTEK, Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup serta Bagian Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika (TIAT), menegaskan peran vital publikasi dalam membangun dan menjaga citra organisasi di era digital.

“KIM harus proaktif mendiseminasikan kegiatan-kegiatan positif organisasi secara terstruktur agar kontribusi riil LDII diketahui publik. Namun, pengurus wajib mengedepankan asas kehati-hatian. Implementasikan prinsip ‘Saring sebelum Sharing’ guna memastikan validitas informasi dan mencegah potensi polemik,” tegas Rudiyanto

Lebih lanjut, Rudiyanto menyoroti peran strategis bidang Litbang, Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup dalam mengoptimalkan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Secara khusus, ia menginstruksikan seluruh elemen LDII untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan program Pemerintah daerah “Banyuwangi Asri” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)

Instruksi tersebut difokuskan pada pengelolaan lingkungan yang sistematis di seluruh institusi pendidikan keagamaan di bawah naungan LDII. Rudiyanto akan terus mengedukasi penerapan gaya hidup bersih, peduli lingkungan dan sistem pemilahan sampah yang disiplin di setiap Pondok Pesantren (Ponpes).

“Dukungan kita terhadap pemerintah daerah harus termanifestasi dalam tindakan nyata. Implementasi dimulai dari ekosistem kita sendiri, yakni pondok pesantren. Pendampingan menerapkan sistem pemilahan sampah organik dan non-organik secara ketat. Ini wujud konkret pengabdian LDII untuk pelestarian lingkungan,” tandasnya.

Konsolidasi ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi pengurus DPD LDII Banyuwangi periode 2026-2031 untuk berkinerja secara produktif, profesional, dan religius, serta memberikan impak positif yang signifikan bagi masyarakat di Bumi Blambangan. (One_)

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Ketua DPD LDII Banyuwangi Hadiri Pelepasan 1.312 Jemaah Haji, Berikan Dukungan Moril bagi Warga LDII yang Berangkat Haji Tahun Ini

BANYUWANGI — Suasana khidmat yang diselimuti isak tangis haru mewarnai pelepasan 1.312 jemaah haji asal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *