Home / Seputar Banyuwangi / Dorong Kemandirian Ekonomi Generus, Pemuda LDII Banyuwangi Gelar Bazar UMKM di Festival FORSGI

Dorong Kemandirian Ekonomi Generus, Pemuda LDII Banyuwangi Gelar Bazar UMKM di Festival FORSGI

Banyuwangi – Dalam upaya memperkuat karakter mandiri di kalangan generasi muda, Pemuda LDII Kabupaten Banyuwangi menggelar Bazar Pemuda dan UMKM. Kegiatan ini turut menyemarakkan gelaran Festival FORSGI sepak bola usia dini yang berlangsung di Stadion Luhuring Budi (Lubud), Bagorejo, pada Sabtu-Minggu (16-17/5).

Sebanyak 25 stan bazar yang dikelola oleh puluhan pemuda dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII di Kabupaten Banyuwangi turut berpartisipasi. Tak hanya menampilkan produk kreatif, ajang ini menjadi ruang nyata praktik kewirausahaan bagi para “generus” (generasi penerus) LDII.

Ketua Pemuda LDII Banyuwangi, Suhariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelengkap festival olahraga, melainkan wadah strategis untuk mengekspresikan kreativitas. “Ini adalah ruang bagi pemuda LDII dan pelaku UMKM kami untuk berkreasi, sekaligus mengimplementasikan nilai rukun, kompak, dan kerja sama yang baik (6 Thabiat Luhur) antarpeserta,” tegasnya.

Suhariyanto menambahkan, selain menyemarakkan kompetisi FORSGI, bazar ini ditujukan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship. Hal ini selaras dengan target pembinaan LDII untuk menciptakan generasi yang memiliki kemandirian ekonomi sejak dini.

Apresiasi positif datang dari salah satu pengunjung, Hj. Sonya Dwintasari. Ia menilai gelaran ini berhasil memadukan potensi ekonomi dengan semangat kepemudaan.

“Selain bisa menikmati aneka produk kuliner, saya melihat semangat luar biasa dari para pemuda dalam berwirausaha. Saya berharap kegiatan semacam ini terus berkelanjutan hingga melahirkan wirausahawan muda yang sukses dan barokah” ungkapnya.

Di lapangan, suasana bazar tampak semarak. Berbagai produk mulai dari kuliner nusantara, minuman segar, hingga atribut pakaian ditawarkan dengan harga terjangkau.

Salah satu daya tarik adalah stan PAC LDII Setail yang mempromosikan minuman tradisional sinom. “Sinom minuman sehat, awet enom (awet muda),” seloroh Rizky, salah satu penjaga stan, yang disambut antusias pembeli.

Inovasi tidak hanya terlihat pada kualitas produk, tetapi juga pada estetika dekorasi stan yang menarik perhatian mata. Keberhasilan acara ini terpotret dari antusiasme pengunjung yang membuat sebagian besar produk laris manis terjual sebelum acara berakhir.

Melalui kegiatan ini, Pemuda LDII Banyuwangi membuktikan bahwa pembinaan karakter mandiri dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak ekonomi.

About LDII BANYUWANGI

Check Also

Sesi Diskusi Konsolidasi LDII Banyuwangi: Wakil Ketua Rudiyanto, Perkuat Peran KIM dan Dukung “Banyuwangi Asri”

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan konsolidasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *